Panduan Penulisan

Panduan Penulisan (Author Guidelines)

Penulis menyusun naskah menggunakan Microsoft Word sesuai sistematika baku naskah kajian keagamaan dan dakwah berikut:

Sistematika Naskah:

  1. Judul Artikel: Singkat, lugas, dan mencerminkan inti kajian keagamaan/dakwah (15–20 kata).

  2. Identitas Penulis: Nama lengkap tanpa gelar, afiliasi/instansi, dan email korespondensi.

  3. Abstrak (Abstract): Ditulis dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris), 150–250 kata dalam satu paragraf. Memuat: latar belakang fenomena dakwah/keagamaan, tujuan, metode (misal: analisis wacana, kualitatif, netnografi, studi tokoh), hasil utama, dan kesimpulan.

    • Kata Kunci (Keywords): 3–5 kata/frasa kunci.

  4. Pendahuluan (Introduction): Menguraikan latar belakang keagamaan, gap of knowledge, kebaruan (novelty), serta tujuan penelitian.

  5. Metode Penelitian (Research Method): Menjelaskan pendekatan penelitian, subjek/objek, teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, dokumentasi media), dan teknik analisis data.

  6. Hasil dan Pembahasan (Results and Discussion): Menguraikan temuan lapangan/kajian teks (tabel, grafik, atau kutipan wawancara/pesan dakwah). Pembahasan mengaitkan temuan dengan teori komunikasi/dakwah, ayat-hadis, dan literatur relevan.

  7. Kesimpulan (Conclusion): Merangkum intisari jawaban penelitian dan memberikan saran untuk pengembangan strategi dakwah atau kebijakan keagamaan selanjutnya.

  8. Ucapan Terima Kasih (Acknowledgments) - Opsional: Ditujukan kepada lembaga penyandang dana, ormas keagamaan, atau pihak pendukung riset.

  9. Daftar Pustaka (References): Menggunakan gaya sitasi APA Style 7th Edition dan diutamakan bersumber dari terbitan 10 tahun terakhir via aplikasi manajemen referensi (Mendeley, Zotero, atau EndNote).