Proses Review

Alur & Proses Penelaahan (Peer Review Process)

ROOGE: Jurnal Ilmu Kebudayaan menerapkan sistem Double-Anonymous Peer Review (Penelaahan Anonim Dua Arah), di mana identitas Penulis dan Penelaah (Reviewer) saling disembunyikan untuk menjaga objektivitas penilaian akademis.

Tahapan Proses Evaluasi Naskah:

  1. Pemeriksaan Awal oleh Editor (Initial Screening):

    • Setiap naskah yang masuk akan diperiksa oleh Editor terkait kesesuaian Fokus & Ruang Lingkup, kepatuhan terhadap Panduan Penulisan, kelengkapan komponen naskah, serta tingkat kemiripan teks (Plagiarism/Similarity Check menggunakan Turnitin, batas maksimal similiaritas 20%).

    • Naskah yang tidak sesuai format, tidak relevan dengan bidang kebudayaan, atau memiliki tingkat plagiarisme tinggi akan ditolak (Desk Reject) atau dikembalikan ke Penulis untuk diperbaiki sebelum masuk tahap ulasan.

  2. Penelaahan Sejawat (Peer Review):

    • Naskah yang lolos seleksi awal akan dikirimkan kepada minimal 2 (dua) orang Penelaah Pakar yang kompeten di bidang kajian kebudayaan, antropologi, atau seni.

    • Penelaah mengevaluasi naskah berdasarkan kriteria: orisinalitas/kebaruan perspektif kebudayaan, kedalaman analisis etnografi/teoritis, ketepatan metodologi, serta kejelasan penyajian argumen.

  3. Keputusan Editorial (Editorial Decision): Berdasarkan rekomendasi para Penelaah, Editor menetapkan salah satu dari keputusan berikut:

    • Accept Submission: Naskah diterima tanpa revisi.

    • Revisions Required: Naskah memerlukan revisi minor (perbaikan kecil pada analisis/format).

    • Resubmit for Review: Naskah memerlukan revisi mayor (perbaikan mendasar pada kerangka teoritis/metode) dan akan ditelaah ulang.

    • Decline Submission: Naskah ditolak karena tidak memenuhi standar kualitas atau ruang lingkup.

  4. Revisi & Penyuntingan Akhir:

    • Penulis wajib mengirimkan naskah hasil revisi beserta lembar tanggapan revisi (response to reviewer comments) sesuai batas waktu yang ditentukan.

    • Naskah yang diterima akan menjalani proses penyuntingan bahasa (copyediting), tata letak (layout/proofreading), hingga publikasi akhir.