Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mengurangi Tindakan Bullying Dan Kekerasan Di Lingkungan Sekolah

Authors

  • halimatussakdiah halimatussakdiah

Keywords:

Guru Bimbingn dan Konseling, Bullying, kekerasan

Abstract

Bullying merupakan suatu keadaan dimana terjadi penyalah gunaan kekuasaan oleh seseorang atau kelompok yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain. Setiap siswa berhak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminalisasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Bullying dan Kekerasan yang terjadi terhadap anak dapat terjadi di Lingkungan tempat tinggal, Sekolah maupun di Lingkungan keluarga sendiri. Kekerasan dapat memunculkan masalah fisik maupun psikologis pada anak dikemudian hari. Secara fisik mungkin bisa dilihat dari sekujur tubuhnya ada kekerasan. Secara psikis, anak yang menjadi korban kekerasan dapat mengalami masalah kejiwaan seperti gangguan stress pasca trauma, depresi, kecemasan,dan psikotik. Bullying dan kekerasan di sekolah merupakan salah satu perilaku destruktif dan moral yang harus di selesaikan dan dibimbing oleh guru Bimbingan dan Konseling. Karena hal ini dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar. Guru Bimbingan dan Konseling memiliki peran penting sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai guru Bimbingan dan konseling atau seorang konselor sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran penting guru Bimbingan dan Konseling terhadap tindakan Bullying dan kekerasan yang kerap kali terjadi di lingkungan pendidikan.

Downloads

Published

2022-04-28

How to Cite

halimatussakdiah, halimatussakdiah. (2022). Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mengurangi Tindakan Bullying Dan Kekerasan Di Lingkungan Sekolah. Jurnal Elkatarie: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 4(1). Retrieved from https://ejurnal.yayasanelkatarie.or.id/index.php/jurnalelkatarie/article/view/32