Transformasi Pola Relasi Guru–Siswa di Ruang Digital: Tantangan, Etika, dan Implikasinya bagi Pendidikan Karakter

Authors

  • Fawaz STIT DARUSSALIMIN NW

Keywords:

relasi guru–siswa, pembelajaran digital, etika pendidikan, pendidikan karakter, humanisasi pembelajaran

Abstract

Transformasi pembelajaran berbasis teknologi digital telah mengubah secara signifikan pola relasi antara guru dan siswa. Perubahan ini tidak hanya berdampak pada aspek teknis pembelajaran, tetapi juga memengaruhi dimensi etis, humanistik, dan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk transformasi relasi guru–siswa di ruang digital, mengidentifikasi dilema etika yang muncul, serta menelaah implikasinya terhadap pendidikan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi terhadap praktik pembelajaran daring, serta analisis dokumen dan artefak digital pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik-analitik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran relasi dari pola otoritatif menuju relasi yang lebih horizontal dan berbasis mediasi teknologi, namun diikuti oleh menurunnya kedekatan emosional dan kaburnya batas profesional dalam interaksi digital. Dilema etika muncul pada aspek privasi, etika komunikasi, serta penggunaan media sosial sebagai ruang pedagogis. Transformasi relasi tersebut berdampak ambivalen terhadap pendidikan karakter, yakni memperkuat kemandirian belajar, tetapi berpotensi melemahkan keteladanan dan empati jika tidak dikelola secara reflektif. Temuan ini menegaskan perlunya rekonstruksi relasi pedagogis-etis dalam desain pembelajaran digital agar pendidikan karakter tetap terjaga secara bermakna.

Downloads

Published

2025-10-13

How to Cite

Fawaz. (2025). Transformasi Pola Relasi Guru–Siswa di Ruang Digital: Tantangan, Etika, dan Implikasinya bagi Pendidikan Karakter. Jurnal Elkatarie: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 7(2), 17–27. Retrieved from https://ejurnal.yayasanelkatarie.or.id/index.php/jurnalelkatarie/article/view/73